DEDAUNAN HIJAU DI ANGIN LALU

Wednesday, 18 February 2009 (15:11) | 70 views | 2 komentar | Print this Article

3. Dedaunan Hijau di Angin Lalu, pengindonesiaan novel karya Manaf Hamzah (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2009) 412 halaman.

Tulisan lain yang berkaitan:

img EKSTRINSIKALITAS SASTRA INDONESIA (18 February 2009, 149 views, 1 respon)
img EXTRINSICALITY OF INDONESIAN LITERATURE (18 February 2009, 126 views, 0 respon)
img KAMUS MATEMATIKA BERGAMBAR (18 February 2009, 564 views, 0 respon)
img CERPEN KOREA SELEPAS PERANG (18 February 2009, 230 views, 0 respon)
img PANTUN BETAWI (18 February 2009, 301 views, 0 respon)
img BAHASA INDONESIA KREATIF (18 February 2009, 193 views, 0 respon)
img EKSTRINSIKALITAS SASTRA INDONESIA (18 February 2009, 60 views, 0 respon)
img BERMAIN DENGAN CERPEN (18 February 2009, 120 views, 0 respon)
Maman S. MahayanaTulisan berjudul "DEDAUNAN HIJAU DI ANGIN LALU" dipublikasikan oleh Maman S. Mahayana (Wednesday, 18 February 2009 (15:11)) pada kategori Sampul. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon, atau memberikan trackback dari web atau blog Anda.
Anda juga bisa memublikasikan tulisan ini melalui jejaring sosial/web berikut:

2 komentar terhadap “DEDAUNAN HIJAU DI ANGIN LALU”

  1. chatib lubis | Monday, 4 July 2011 @ 6:11 pm

    Pak Maman, Kemarin saya baru beli buku karangan bapak yang berjudul “Ektrinsikalitas sastra Indonesia” dan baru beberapa halaman yang saya baca, pada halaman 9 ada sedikit kejanggalan yang saya baca, yaitu pengarang Novel” siti Nurbaya” bapak buat Merari Siregar, setahu saya Marah Rusli, Novel “Salah Asuhan” bapak buat Marah Rusli, setahu saya Abdul Muis, dan karya Merari Siregar setahu saya “Azab dan Sengsara”. Untuk itu ohon Penjelasan dari bapak…

    [Reply]

    MahaDewa Reply:

    Anda benar! Terima kasih koreksiannya.
    salam
    msm

    [Reply]

Komentar Anda?


«
»