PUISI SEBAGAI KATA HATI (2)

Tuesday, 3 March 2009 (03:43) | 146 views | 1 komentar | Print this Article

Maman S Mahayana Konon, salah satu fungsi sastra adalah menjadikannya semacam katarsis: pelepasan emosi ketika berbagai masalah melimpah, bertumpuk-tumpuk, membebani, dan menghimpit segala gerak pikir dan gerak rasa kita. Sastra dapat melepaskan sebagian dari segala beban itu. Di samping itu, sastra –dengan atau tanpa pretensi— sering juga dipandang sebagai ungkapan jujur dari perasaan yang terdalam. Bagi kaum romantik, sastra (: puisi) adalah limpahan perasaan yang meluap yang timbul dari renungan... (more...)

PUISI SEBAGAI KATA HATI (1)

Tuesday, 3 March 2009 (03:40) | 200 views | 0 komentar | Print this Article

Kegelisahan Sekjen Departemen Pertanian Maman S. Mahayana Sekretaris Jenderal Departemen Pertanian, Memed Gunawan, M.Sc., Ph.D. meluncurkan dua antologi puisinya, Ladang Berselimut Kabut (Jakarta, 2005; xi + 74 halaman) dan Setangkai Padi, Seisi Negeri (Jakarta, 2005; ix + 85 halaman). Taufiq Ismail dalam Kata Pengantarnya, berharap: “Betapa dahsyatnya kalau Sekjen-Sekjen Departemen lain juga menulis kumpulan puisi dalam bidangnya masing-masing.” Pertanyaannya kini: Apanya yang dahsyat? (more…)  Read More →