MALAYSIA MENJELANG PROKLAMASI INDONESIA

Thursday, 23 September 2010 (20:17) | 201 views | 0 komentar | Print this Article

img

MALAYSIA MENJELANG PROKLAMASI INDONESIA Maman S Mahayana Hubungan Indonesia—Malaysia dalam satu dasawarsa ini kerap diwarnai insiden yang seolah-olah menciptakan ketegangan serius bagi kedua negara. Meski paroh pertama dasawarsa 1960-an (awal tahun 1965) pernah terjadi konflik Indonesia—Malaysia, dalam kenyataannya, konflik itu hanya berlaku bagi Jakarta dan Kuala Lumpur. Pasukan Indonesia yang bertugas di perbatasan Malaysia, tidak pernah memicu pelatuk senjatanya. Demikian juga, hubungan pendudukan... (more...)

MEMBANGUN BANGSA MELALUI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL

Sunday, 19 September 2010 (09:09) | 472 views | 1 komentar | Print this Article

img

MEMBANGUN BANGSA MELALUI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Maman S. Mahayana Indonesia adalah lanskap pelangi. Di sana, terhampar panorama warna-warni dengan beragam kultur etnik, bahasa, agama, bahkan juga ideologi. Ia menyimpan kekayaan atas keberagaman dan keberbedaan. Maka, keindonesiaan sejatinya adalah keberagaman dan keberbedaan itu yang dalam ideologi negara dirumuskan dalam satu kata: kebhinekaan. Keindonesiaan yang menyatukan segala keberagaman dan keberbedaan itu.... (more...)

CITRAAN DAN PENCITRAAN

Sunday, 19 September 2010 (09:05) | 82 views | 0 komentar | Print this Article

img

CITRAAN DAN PENCITRAAN Maman S. Mahayana Citra (image) itu gambaran yang dihasilkan kesan mental. Citraan (imagery) adalah bayangan visual yang hadir lantaran ada sesuatu yang menyentuh saklar memori untuk mengaitkannya pada sesuatu yang lain. Sebuah kata, simbol, atau benda tertentu yang merangsang memori membayangkan atau memisualisasikan sesuatu atau peristiwa, termasuk kategori pencitraan. Ia dihadirkan memori yang di dalamnya bersemayam berbagai pengalaman. Maka ketika kata atau simbol itu... (more...)

KEMERDEKAAN BAHASA INDONESIA

Sunday, 19 September 2010 (09:03) | 72 views | 1 komentar | Print this Article

img

KEMERDEKAAN BAHASA INDONESIA Maman S. Mahayana Bahasa itu produk budaya. Kelahiran dan perkembangannya sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berada di sekelilingnya: letak geografi, kondisi alam, kultur, sikap hidup, dinamika sosiologis masyarakat pemakai, sejarah bangsa, dan karakteristik bahasanya itu sendiri. Kelahiran, pertumbuhan, dan perkembangan bahasa Indonesia, juga tidak terlepas dari berbagai faktor itu. Ia mirip aliran sungai. Mengalir berkelak-kelok, bercampur dengan aliran sungai... (more...)

SIHIR BAHASA INDONESIA

Sunday, 19 September 2010 (09:00) | 99 views | 1 komentar | Print this Article

img

SIHIR BAHASA INDONESIA Maman S. Mahayana Bahasa Melayu –yang kemudian menjadi bahasa Indonesia— sudah sejak lama mengandung dan mengundang sihir. Ia menyimpan kekuatan magis. Siapa pun yang berhubungan intim dengannya, bakal terjerat pesona. Menggaulinya laksana menggerayangi sesosok tubuh yang penuh misteri. Semakin mengenal selok-beloknya, semakin ingin mengungkap daya pukaunya. Di situlah, bahasa Indonesia berfungsi sebagai saluran ekspresi. Ketika bahasa etnik... (more...)

NOVEL DENGAN SEMANGAT GURU SEJATI

Sunday, 19 September 2010 (08:55) | 141 views | 0 komentar | Print this Article

img

NOVEL DENGAN SEMANGAT GURU SEJATI* Maman S. Mahayana? Fakta adalah realitas yang terjadi dalam kehidupan ini. Sastra coba mengangkat realitas itu tidak sebagaimana adanya. Ia telah mengalami proses pemilahan dan pemilihan, seleksi dan rekayasa. Maka, realitas dalam sastra adalah fiksional. Ia seolah-olah realitas an sich. Padahal sesungguhnya realitas itu hanya berlaku dalam karya itu sendiri. Tak ada hubungan wajib pembaca mempercayainya atau tidak. Ia bebas diperlakukan... (more...)

MENGEMBALIKAN ABDULLAH MUNSYI KE JALAN YANG BENAR

Sunday, 19 September 2010 (08:51) | 90 views | 0 komentar | Print this Article

img

MENGEMBALIKAN ABDULLAH MUNSYI KE JALAN YANG BENAR Amin Sweeney, Karya Lengkap Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi, Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia bekerja sama École Française d’Extrême-Orient, 2005, xxiv + 370 hlm. Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi, pujangga masa lalu yang meninggalkan begitu banyak kontroversi. Dalam sastra Indonesia, ia ditempatkan sebagai tokoh periode transisi, perintis yang konon membawa sastra Melayu lama memasuki sastra Indonesia modern. Di sana, seolah-olah ada garis... (more...)

PARODI ‘SYAHWAT’ DAN PROBLEM JENDER

Sunday, 19 September 2010 (08:46) | 40 views | 0 komentar | Print this Article

img

PARODI ‘SYAHWAT’ DAN PROBLEM JENDER Cerpen, sebagai cerita rekaan yang mengolah fakta menjadi fiksi, berada dalam dunia yang di sana keserbamungkinan dan kebolehjadiannya bisa dihadirkan dalam serangkaian peristiwa. Jadi, rentetan kisahan dalam cerpen, boleh kita curigai sebagai peristiwa yang serba mungkin. Semuanya sah, lantaran imajinasi bisa menembus ruang dan waktu, bahkan juga dapat seenaknya menabrak apa pun, termasuk logika formal. Bagi pembaca, segala keserbamungkinan... (more...)

PETA SASTRA TAMADUN MELAYU

Sunday, 19 September 2010 (08:42) | 132 views | 0 komentar | Print this Article

img

PETA SASTRA TAMADUN MELAYU Edi Sedyawati, dkk., Sastra Melayu Lintas Daerah, Jakarta: Pusat Bahasa, 2006, xii + 419 halaman. “Tak kenal maka tak sayang.” Itulah yang terjadi pada dunia Melayu, khasnya yang menyangkut selok-belok ketamadunannya (peradaban). Dunia Melayu yang pernah dicitrakan para orientalis sebagai bangsa Timur –pribumi—yang serbaterbelakang, sesungguhnya menyimpan kekayaan tamadun yang agung. Sejak lama ketamadunannya itu wujud dan mendapat... (more...)

PROBLEM HUBUNGAN SASTRA DAN AGAMA?

Sunday, 19 September 2010 (06:45) | 215 views | 0 komentar | Print this Article

img

PROBLEM HUBUNGAN SASTRA DAN AGAMA? Maman S. Mahayana* Di tengah kesenyapan penerbitan buku-buku kritik dan ingar-bingar serbuan novel, antologi cerpen, antologi puisi dan, naskah drama, kehadiran buku Sastra dan Agama (Jakarta: Yayasan Ngali Aksara bekerja sama dengan Penerbit Penamadani, xxiv + 313 halanan) karya Marwan Saridjo ini, laksana gerimis di tengah kemarau panjang kritik sastra Indonesia. Lebih daripada itu, buku ini juga boleh dikatakan mengisi dahaga atas kerontangnya pembicaraan... (more...)