Saturday, 5 March 2011 (10:03) | 72 views | 0 komentar | Print this Article

ELAN VITAL CHANDRA JOHAN Chandra Johan: pelukis yang saya kenal ketika kami bersama di Dewan Kesenian Jakarta (2003—2005). Suatu saat, dalam sebuah obrolan santai, ia memperkenalkan sejumlah koleksi lukisannya. Amboi! Lukisan apakah gerangan? Bagaimana mungkin, sesuatu—lukisan-lukisan itu— yang belum saya pahami maknanya, tiba-tiba menciptakan serangkaian keterpanaan. Saya benci lukisan-lukisan itu. Sebab, tanpa kompromi seketika ia membelit saya pada ketakberdayaan: saya tak berdaya menghindar... (more...)
Saturday, 5 March 2011 (09:57) | 314 views | 0 komentar | Print this Article

BENGKALIS NEGERI ZAPIN* Maman S Mahayana Datanglah ke Bengkalis dan bertanyalah tentang zapin. Maka boleh jadi, sesiapa pun warga masyarakat di sana, akan menjawabnya enteng saja, seperti seseorang yang mewartakan identitasnya. Tetapi boleh jadi juga jawabannya panjang lebar, lengkap, sambil sekalian menunjukkan sejumlah gerakan yang khas, yang gemulai, yang rancak atau yang patah-patah, meski sangat berbeda dengan breakdance. Antusiasme! Itulah kesimpulan yang akan kita peroleh ketika pertanyaan... (more...)
ESTETIKA WAYANG CERPEN AHMADUN Y HERFANDA
Saturday, 5 March 2011 (09:47) | 224 views | 0 komentar | Print this Article
ESTETIKA WAYANG CERPEN AHMADUN Y HERFANDA Maman S. Mahayana Ketika berbagai saluran komunikasi terhalang tembok besi kekuasaan, sementara segala aspirasi dan harapan mampat di tengah jalan, kesenian –khasnya sastra— kerap digunakan sebagai alternatif. Di sana, dalam balutan estetika, sastra coba bermain dan mempermainkan saluran yang mampat itu. Tembok besi kekuasaan dan pandangan orang terhadapnya, dapat disulap menjadi lelucon atau kisah-kisah yang terjadi di dunia... (more...)












