Posted by: MahaDewa in Esai
Maman S Mahayana
Konon, salah satu fungsi sastra adalah menjadikannya semacam katarsis: pelepasan emosi ketika berbagai masalah melimpah, bertumpuk-tumpuk, membebani, dan menghimpit segala gerak pikir dan gerak rasa kita. Sastra dapat melepaskan sebagian dari segala beban itu. Di samping itu, sastra –dengan atau tanpa pretensi— sering juga dipandang sebagai ungkapan jujur dari perasaan yang terdalam. Bagi kaum romantik, sastra (: puisi) adalah limpahan perasaan yang meluap yang timbul dari renungan dalam ketenangan –atau juga dalam kegelisahan. Mereka mengusung semangat pengungkapan perasaan yang terdalam, luapan emosi yang spontan, dan ketulusan hati dalam mengangkat nilai-nilai kemanusiaan. Read the rest of this entry »
Tags: Esai, Maman S Mahayana
Posted by: MahaDewa in Esai
Kegelisahan Sekjen Departemen Pertanian
Maman S. Mahayana
Sekretaris Jenderal Departemen Pertanian, Memed Gunawan, M.Sc., Ph.D. meluncurkan dua antologi puisinya, Ladang Berselimut Kabut (Jakarta, 2005; xi + 74 halaman) dan Setangkai Padi, Seisi Negeri (Jakarta, 2005; ix + 85 halaman). Taufiq Ismail dalam Kata Pengantarnya, berharap: “Betapa dahsyatnya kalau Sekjen-Sekjen Departemen lain juga menulis kumpulan puisi dalam bidangnya masing-masing.” Pertanyaannya kini: Apanya yang dahsyat? Read the rest of this entry »
Tags: Esai, Maman S Mahayana
13. Ekstrinsikalitas Sastra Indonesia (Jakarta: Grafindo, 2007), ix + 436 halaman. 
Tags: Sampul Buku
3. Dedaunan Hijau di Angin Lalu, pengindonesiaan novel karya Manaf Hamzah (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2009) 412 halaman.
Tags: Sampul Buku


Maman S Mahayana, Extrinsicality of Indonesian Literature, Jakarta: Rajagrafindo, 978-979-769-115-8, 436 pp
(ASEAN Book Publishers Association, Book Launch@ World Book Fair 2007, May 26, 2007) Hosted by Singapore Book Publishers Association Read the rest of this entry »
Tags: Sampul Buku
2. Kamus Matematika Bergambar, terjemahan karya Baharin Shamsudin (Jakarta: Grasindo, 2002).

Tags: Sampul Buku
1. Pertemuan: Kumpulan Cerpen Korea Selepas Perang, terjemahan bersama Teguh Imam Subarkah (Jakarta: Pustaka Jaya, 1996), xii + 203 halaman
Tags: Sampul Buku
15. Pantun Betawi: Refleksi Dinamika Sosial Budaya Masyarakat dalam Pantun Melayu—Betawi (Bandung: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, 2008).
Tags: Sampul Buku
14. Bahasa Indonesia Kreatif, Jakarta: Wedatama Widya Sastra, 2008.
Tags: Sampul Buku
13. Ekstrinsikalitas Sastra Indonesia (Jakarta: Grafindo, 2007), ix + 436 halaman.

Tags: Sampul Buku