TAUFIQ ISMAIL: MEMBACA ISYARAT, MENYAPA KATA HATI
Wednesday, 22 October 2008 (10:24) | 263 views | 0 komentar | Print this Article
Maman S. Mahayana Sastra adalah catatan sebuah kesaksian atas satu atau serangkaian peristiwa yang terjadi pada saat dan zaman tertentu. Sebagai sebuah kesaksian, sastra boleh jadi sekadar mencatat segala peristiwa itu tanpa pretensi. Atau, mungkin juga ia mencoba melakukan pemaknaan atas hakikat di balik peristiwa itu. Itulah sebabnya, dari karya sastra, kita (: pembaca) kerap menemukan berbagai hal yang baik atau yang buruk; yang tersirat atau tersurat. (more…) Read More →
CHAIRIL ANWAR ATAU SUTARDJI CALZOUM BACHRI
Wednesday, 22 October 2008 (10:15) | 128 views | 0 komentar | Print this Article
Maman S. Mahayana Chairil Anwar telah menjadi sejarah. Puisi-puisinya dipandang telah berhasil menghancurkan konsep bentuk konvensional; persoalan seputar larik dan bait, tidak lagi menjadi syarat sebuah puisi. Ia juga menawarkan kemungkinan pemanfaatan bahasa sehari-hari sebagai sarana ekspresi yang memberi ruang yang lebih luas bagi penyair. Dengan begitu, penyair leluasa dan bebas mengumbar gagasan kreatifnya. (more…) Read More →
Wednesday, 22 October 2008 (10:11) | 81 views | 0 komentar | Print this Article
Maman S Mahayana Kisah Chairil Anwar dengan segala hal tentang sepak-terjang kepenyairan dan sikap berkeseniannya adalah sebuah legenda. Dalam perjalanan hidupnya yang pendek itu (26 Juli 1922—28 April 1949), ia berhasil menanamkan pohon kreativitas yang hingga kini masih terus berkembang-berbuah. Bahwa pohon kreativitas yang berupa sejumlah puisi dan esai-esainya itu sampai sekarang masih terus berbunga—berbuah, sangat mungkin lantaran Chairil Anwar sendiri menanamnya sebagai sikap hidup.[1]... (more...)
ASRUL SANI: KONSEPTOR SURAT KEPERCAYAANG GELANGGANG
Wednesday, 22 October 2008 (10:08) | 42 views | 0 komentar | Print this Article
Maman S. Mahayana Ketika kita bicara soal Polemik Kebudayaan, serta-merta nama yang segera muncul dalam ingatan kita adalah Sutan Takdir Alisjahbana. Tokoh inilah yang menggelindingkan perdebatan kultural saat bangsa ini dilanda kegandrungan romantisisme. Harapan untuk mendirikan dan merumuskan kebudayaan Indonesia menjadi sebuah keniscayaan yang mengejawantah di dalam perjuangan politik pergerakan dan berbagai gagasan mengenai kebudayaan Indonesia. Nama Alisjahbana lalu menjadi semacam mitos dalam... (more...)
SAJAK-SAJAK RELIGIUS BAHRUM RANGKUTI
Wednesday, 22 October 2008 (10:05) | 148 views | 0 komentar | Print this Article
Maman S. Mahayana Konon, puisi adalah ragam karya sastra yang dianggap paling mewakili ekspresi perasaan penyair. Bentuk ekspresi itu, mungkin saja berupa kerinduan, kegelisahan, atau pengagungan kepada kekasih, kepada alam, atau kepada Sang Khalik. Oleh karena itu, bahasa dalam puisi terasa sangat ekspresif, lebih padat, kental, dan langsung. (more…) Read More →
MONUMEN KEBUDAYAAN PUJANGGA BARU
Wednesday, 22 October 2008 (10:01) | 280 views | 0 komentar | Print this Article
Maman S. Mahayana Dalam perjalanan sejarah bangsa ini, di manakah tempat majalah Pujangga Baru? Apakah peranan yang telah dimainkannya begitu penting, sehingga ia harus ditempatkan dengan tonggaknya sendiri; atau sekadar gerakan pemikiran –lebih khusus lagi, kesusas-traan– yang bermuara pada sebuah majalah yang bernama Pujangga Baru? (more…) Read More →
MUHAMMAD YAMIN: PERINTIS PERSATUAN KEINDONESIAAN*
Wednesday, 22 October 2008 (09:58) | 45 views | 0 komentar | Print this Article
Maman S Mahayana* Jika Muhammad Yamin, lewat Surat Keputusan Presiden RI, 6 November 1973, dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional, penghargaan itu sungguh merupakan penghormatan yang pantas. Yamin merupakan salah seorang tokoh pergerakan, pemikir, dan budayawan yang melihat kehidupan bangsa ini, ke masa depan jauh melampaui zamannya. Sebuah teladan dari sosok manusia yang gagasannya mengenai pentingnya persatuan bagi bangsa yang multietnik waktu itu, mutlak perlu segera dipancangkan. (more…) Read More →
SEJUMLAH MASALAH DALAM APRESIASI PUISI
Wednesday, 22 October 2008 (09:54) | 649 views | 0 komentar | Print this Article
Maman S. Mahayana Karya-karya agung dalam banyak kesusastraan dunia selalu memberi pencerahan. Ia mengajak kita untuk senantiasa bersikap kritis dalam menanggapi dunia sekitar kita atau merangsang pembacanya agar tumbuh kepekaan emosional ketika hakikat keberadaan manusia dilecehkan. Di sebalik itu, ia juga menyodorkan kenikmatan estetik. (more…) Read More →
Wednesday, 22 October 2008 (09:49) | 201 views | 0 komentar | Print this Article
Maman S Mahayana Pembicaraan mengenai fungsi latar dalam puisi, sejauh ini jarang sekali kita jumpai. Padahal pembicaraan mengenai masalah itu penting artinya untuk memahami makna puisi sebagai kesatuan estetik. Seperti juga latar dalam drama atau novel, latar dalam puisi berhubungan dengan penyebutan nama tempat, angka tahun, dan penggambaran suasana dan situasi sosial tertentu. Dalam hal ini, penghadiran latar oleh penyairnya tentu bukan tanpa maksud. Ada sesuatu yang sengaja hendak disampaikan,... (more...)
Wednesday, 22 October 2008 (09:46) | 3,804 views | 1 komentar | Print this Article
Maman S Mahayana Pembicaraan puisi epik biasanya selalu dikaitkan dengan kisah-kisah klasik peperangan dan kepahlawanan yang menakjubkan. Mengingat kisah-kisah itu terdiri dari serangkaian peristiwa dan sejumlah episode, maka bentuk puisi epik hampir selalu berupa puisi naratif yang panjang. Di dalam perkembangannya kemudian, panjang pendeknya puisi itu, bukanlah merupakan ukuran mutlak. Ia juga bukan merupakan ciri satu-satunya. (more…) Read More →












