Menjelajahi Dunia Sastra
  • Arsip
  • Sitemap
  • Tentang Saya
  • About MahaYana
  • Artikel
  • Esai
  • Honorable Professor
  • Makalah
    • Makalah 2008
    • Makalah 2009
    • Makalah 2010
  • Resensi
  • Sampul

Tentang Saya

Maman S. MahayanaMAMAN S. MAHAYANA, lahir di Cirebon, 18 Agustus 1957. Lulus Fakultas Sastra Universitas Indonesia (FSUI) tahun 1986. Sejak itu ia mengajar di almamaternya yang kini menjadi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB-UI). Tahun 1997 selesai Program Pascasarjana Universitas Indonesia. Kini tercatat sebagai kandidat doktor di Universitas Kebangsaan Malaysia. Selain mengajar, ia banyak melakukan penelitian. Ingin tahu lebih lanjut siapa saya? Silakan baca selengkapnya di sini!

Galeri Buku

Maman S. MahayanaSelain menerima banyak penghargaan, khususnya sastra dan budaya, Maman S. Mahayana yang kesehariannya sibuk mengajar di almamaternya yang kini menjadi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB-UI), juga telah menerbitkan banyak buku. Selain buku terjemahan dan karya ilmiah, sebagian besar karyanya mengulas secara kritis tentang berbagai genre sastra, baik puisi, cerpen, maupun novel. Ia juga memiliki kepedulian untuk mengangkat nilai-nilai kearifan lokal yang secara intens ditekuni dengan melakukan berbagai penelitian. Buku-buku karyanya dapat dilihat di sini!

Tulisan Terbaru

REFLEKSI SATU ABAD KEBANGKITAN NASIONAL INDONESIA

11 September 2010 | 127 views | 0 respon

img

Refleksi Kebangkitan Nasional dalam Perspektif Sastra* Maman S Mahayana* Beberapa pertanyaan: Bagaimana kita memaknai kebangkitan nasional dalam perjalanan kehidupan bangsa Indonesia kini ketika ingar-bingar demonstrasi terjadi di berbagai pelosok Tanah Air, ketika partai-partai politik menunjukkan taring kekuasaannya, dan ketika batas geografis terkikis... (more...)

JEJAK ALAM DALAM PROSA INDONESIA

11 September 2010 | 313 views | 0 respon

img

JEJAK ALAM DALAM PROSA INDONESIA* Maman S Mahayana* Adakah jejak alam dalam prosa1 Indonesia mutakhir? Jika frase jejak alam itu dimaksudkan sebagai latar cerita, tentu saja cukup berlimpah novel Indonesia yang coba mengangkat perkara itu. Tetapi, jika jejak alam itu dimaksudkan sebagai problem manusia dalam berhadapan dengan alam,2 maka itulah yang... (more...)

  • Page 9 of 32
  • <
  • 1
  • ...
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • ...
  • 32
  • >

Daftar Tulisan Terbaru

CITRA WANITA INDIA DALAM NOVEL MADU DALAM SARINGANCITRA WANITA INDIA DALAM NOVEL MADU DALAM SARINGAN (2 May 2012, 72 views)
PERTEMUAN DUA BUDAYA: INDONESIA—KOREAPERTEMUAN DUA BUDAYA: INDONESIA—KOREA (2 May 2012, 98 views)
TAUFIQ ISMAIL: MENULIS DENGAN KEHARUAN HATITAUFIQ ISMAIL: MENULIS DENGAN KEHARUAN HATI (24 April 2012, 43 views)
SEOLAH-OLAH KRITIK SASTRASEOLAH-OLAH KRITIK SASTRA (24 April 2012, 81 views)
  • Paling Banyak Dibaca

    • MEMBACA PANORAMA CERPEN KOREA - 4,461 views
    • PERKEMBANGAN TEORI DAN KRITIK SASTRA INDONESIA - 4,457 views
    • ANGKATAN 70-AN: KEMBALI KE TRADISI - 4,397 views
    • TENTANG PUISI EPIK - 3,804 views
    • ANALISIS STRUKTURAL TERHADAP CERPEN GERSON POYK - 2,286 views
  • Komentar Terbaru

    • Loading...

Blog dimodifikasi oleh Sawali Tuhusetya menggunakan WordPress | Log in