TAFSIR ATAS COVER MAJALAH TEMPO
Monday, 23 May 2011 (12:36) | 287 views | 0 komentar | Print this Article

TAFSIR ATAS COVER MAJALAH TEMPO Maman S Mahayana Mabes Polri memperkarakan majalah Tempo, edisi “Rekening Gendut Perwira Polisi.” Tuduhannya, Tempo menghina institusi Polri sebagaimana diatur Pasal 207 dan 208 KUHP (Kompas.com, 1 Juli 2010). Musababnya, cover majalah itu menggambarkan seseorang berseragam cokelat sedang menggiring tiga celengan babi berwarna pink dengan tali police line. “Penafsiran kami, personifikasi polisi bergaul dengan babi. Kalau itu sebut perwira menggiring babi, itu... (more...)
Saturday, 5 March 2011 (10:03) | 84 views | 0 komentar | Print this Article

ELAN VITAL CHANDRA JOHAN Chandra Johan: pelukis yang saya kenal ketika kami bersama di Dewan Kesenian Jakarta (2003—2005). Suatu saat, dalam sebuah obrolan santai, ia memperkenalkan sejumlah koleksi lukisannya. Amboi! Lukisan apakah gerangan? Bagaimana mungkin, sesuatu—lukisan-lukisan itu— yang belum saya pahami maknanya, tiba-tiba menciptakan serangkaian keterpanaan. Saya benci lukisan-lukisan itu. Sebab, tanpa kompromi seketika ia membelit saya pada ketakberdayaan: saya tak berdaya menghindar... (more...)
Politik di Balik Ungkapan Baru
Friday, 17 September 2010 (05:00) | 111 views | 0 komentar | Print this Article

MAMAN S MAHAYANA (Kompas, Selasa, 13 April 2010) Bahasa mencerminkan bangsa! Adagium ini sesungguhnya menyimpan sejarah panjang tentang hubungan bahasa dan masyarakat. Melalui bahasa, dapat ditemukan naluri dan sikap budaya sebuah bangsa. Bahasa tak sekadar menjadi alat berkomunikasi, tetapi juga sebagai ekspresi kultural, bahkan juga ideologi. Dengan begitu, belajar bahasa dapat pula digunakan untuk memahami sikap budaya dan ideologi bangsa itu. Perkembangan bahasa... (more...)












