PENELITIAN SASTRA: LAHAN YANG LUAS DAN BERLIMPAH

Thursday, 14 October 2010 (06:06) | 1,611 views | 0 komentar | Print this Article

img

PENELITIAN SASTRA: LAHAN YANG LUAS DAN BERLIMPAH Maman S. Mahayana Lahan atau objek kajian dalam penelitian kesusastraan sesungguhnya begitu berlimpah. Barangkali juga, selama manusia memerlukan sastra, selama itu pula terbuka peluang bagi sesiapa pun untuk melakukan penelitian terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan keberadaan sastra. Keadaan tersebut tentu saja dimungkinkan oleh banyak faktor. Beberapa di antaranya, dapatlah disebutkan berikut ini. Pertama,... (more...)

VISI DAN MISI KESUSASTRAAN INDONESIA MEMASUKI ABAD XXI

Thursday, 14 October 2010 (05:01) | 426 views | 0 komentar | Print this Article

img

VISI DAN MISI KESUSASTRAAN INDONESIA MEMASUKI ABAD XXI* Maman S. Mahayana Pembicaraan mengenai visi dan misi kesusastraan Indonesia, tentu saja kaitannya  menyangkut prospek kesusastraan kita dan tugas yang diembannya di masa mendatang. Bagaimanakah kehidupan kesusastraan Indonesia abad ke-21? Apakah ia kembali akan terperangkap pada isu-isu kontemporer atau klise? Apakah persoalannya berskala lokal, regional atau global? Masihkah kesusastraan Indonesia berkutat,... (more...)

ANGKATAN SASTRA 2000: MENENGOK MASA LALU, MENATAP MASA DEPAN

Friday, 8 October 2010 (17:46) | 1,123 views | 2 komentar | Print this Article

img

ANGKATAN SASTRA 2000 MENENGOK MASA LALU, MENATAP MASA DEPAN* Maman S Mahayana* Masalah angkatan dalam kesusastraan Indonesia, belakangan ini, ramai menjadi wacana perdebatan. Perlukah sebuah angkatan dilahirkan? Sesungguhnya, sebuah angkatan lahir dan bergulir dengan sendirinya mengikuti gejolak dan tuntutan zaman. Ia lahir dan mengada dari sebuah gerakan yang memperlihatkan adanya semangat, cita-cita, ideologi, elan atau pemberontakan yang relatif homogen. Homogenitas inilah yang mempertemukan... (more...)

HUBUNGAN BUDAYA MELAYU MELALUI TEATER

Friday, 8 October 2010 (17:41) | 449 views | 0 komentar | Print this Article

img

HUBUNGAN BUDAYA MELAYU MELALUI TEATER  Maman S. Mahayana *) Apa yang dapat dilakukan teater dalam menjalin hubungan budaya Melayu bagi masyarakat di kawasan Asia Tenggara ini? Apa pula relevansinya dengan budaya Melayu sementara hubungan antarbangsa di kawasan ini tidak menghadapi masalah yang mengkhawatirkan? Adakah signifikansi hubungan itu dalam meningkatkan kerja sama kultural masyarakat di kawasan ini? Sejumlah pertanyaan lain tentu saja dapat kita sampaikan lebih panjang lagi. Bagaimanapun... (more...)

PERJALANAN ESTETIKA LOKAL CERPEN INDONESIA

Friday, 8 October 2010 (17:35) | 287 views | 5 komentar | Print this Article

img

PERJALANAN ESTETIKA LOKAL CERPEN INDONESIAï Maman S. Mahayana *) Lokalitas sebagai konsep umum berkaitan dengan tempat atau wilayah tertentu yang terbatas atau dibatasi oleh wilayah lain. Dalam konsep politik, lokalitas berkaian dengan wilayah kekuasaan yang terbatas. Tetapi, dalam konteks budaya, lokalitas sesungguhnya erat kaitannya dengan komunitas kultural, termasuk di dalamnya persoalan etnisitas. Ia merupakan sebuah wilayah yang masyarakatnya secara mandiri bertindak sebagai pelaku dan pendukung... (more...)

PERKEMBANGAN TEORI SASTRA MUTAKHIR

Sunday, 12 September 2010 (16:25) | 1,003 views | 1 komentar | Print this Article

img

PERKEMBANGAN TEORI SASTRA MUTAKHIR D.W. Fokkema dan Elrud Kunne-Ibsch, Teori Sastra Abad Kedua Puluh, terjemahan J.  Prapta­dihardja dan Kepler Silaban (Jakarta: Gramedia, 1988), xxiii + 281 halaman. Perkembangan  kritik  sastra akademis di Indonesia dewasa  ini,  sesungguhnya  berutang budi  pada kritik sastra aliran Rawamangun. Terlepas dari segala kekurangannya, kritik  Rawamangun telah menanamkan satu tradisi ilmiah dalam pengkajian sastra. Kini, berbagai perkembangan kritik sastra di... (more...)

PERKEMBANGAN TEORI DAN KRITIK SASTRA INDONESIA

Saturday, 11 September 2010 (01:08) | 7,293 views | 2 komentar | Print this Article

img

PERKEMBANGAN TEORI DAN KRITIK SASTRA INDONESIA* Maman S. Mahayana* Teori sastra (literary theory)1 di Indonesia secara praksis sering kali dipahami juga sebagai kritik sastra (criticism).2 Sementara kritik sastra tidak jarang diperlakukan sebagai pendekatan (approaches to literature).3 Dalam hal ini, kritik sastra dianggap merupakan pendekatan yang dapat dimanfaatkan dan digunakan untuk berbagai kepentingan penelitian terhadap karya sastra konkret. Demikianlah, dalam banyak perbincangan, baik teori... (more...)